was successfully added to your cart.

Bermula dari sebuah pesan WhatsApp dari seorang mahasiswa ITB bernama Fauzan Septiadi Indra yang aktif sebagai content creator pada penulis. Ia menginformasikan mengenai adanya event BEACON (BEKRAF Animation Conference) yang diselenggarakan di Trans Luxury Hotel Bandung. Sebagai generasi milenial, saudara Fauzan dengan gigih mengikuti setiap event yang berlangsung untuk membuka wawasannya terhadap industri kreatif.

BEACON merupakan salah satu event yang dilaksanakan oleh Deputi Riset dan Pengembangan Ekonomi Kreatif ditujukan sebagai forum temu pelaku ekonomi kreatif subsektor animasi dalam rangka menjembatani jejaring bisnis antara rumah produksi animasi dengan televisi / agensi / investor dalam dan luar negeri, sebagai upaya peningkatan kesejahteraan pelaku sektor animasi.” kata Deputi Riset, Edukasi dan Pengembangan Badan Ekonomi Kreatif, Abdur Rohim Boy Berawi.

Jauh di medio 2009, penulis ingat “Meraih Mimpi” adalah judul salah satu animasi keren asal Indonesia dengan adaptasi dari cerita Sing of Dawn. Secara kemampuan berkarya, Sing of Dawn patut di sandingkan dengan animasi papan atas. Hanya saja internet glooming belum marak seperti tahun belakangan, pamor pekerja seni animasi pasang surut di peredaran. Seperti kata Jun Long, creator animasi Pipoyo pada BEACON Animation Conference mengatakan, “Pada umumnya masyarakat cenderung tidak menghargai konten lokal, mereka lebih menyukai produk produk luar negeri ketimbang produk lokal.“.

Meraih Mimpi – Courtesy Infinite Frameworks Studio

Meraih Mimpi – Courtesy Infinite Frameworks Studio

Deputi Riset, Edukasi dan Pengembangan Badan Ekonomi Kreatif, Abdur Rohim Boy Berawi Animasi menyebut sebagai salah satu subsektor ekonomi kreatif yakni film, animasi dan video dan menyumbang nilai tambah sebesar Rp1,354 trilyun, berkontribusi terhadap pembentukan Produk Domestik Bruto (PDB) Ekonomi Kreatif sebesar 0,16% atau sebesar 0,01% terhadap PDB Nasional, dengan pertumbuhannya mencapai 6,68% (BPSBekraf, 2016). Jika dilihat pertumbuhan PDBnya, animasi memiliki potensi guna mendorong pertumbuhan ekonomi kreatif di Indonesia.

Direktur Riset dan Pengembangan Ekonomi Kreatif, Wawan Rusiawan mengungkapkan sebagai forum atau temu pelaku ekonomi kreatif subsektor animasi, baik dari distributor / televisi, agensi, investor, pemerintah dan media, BEACON ditujukan pula untuk menjembatani jejaring kerjasama, produktivitas, dan kompetensi subsektor animasi di tanah air.

BEACON juga diagendakan untuk memperkenalkan programprogram Bekraf yang terkait pengembangan subsektor animasi pada pelaku, asosiasi, dan masyarakat ekonomi kreatif di wilayah Jawa Barat.” tutur Wawan.

BEACON menghadirkan pameran dengan tema memperkenalkan dan mempromosikan hasil karya studio animasi Indonesia, studio yang ikut berpartisipasi di acara tersebut diantaranya Bonbin, Kumata, Kojo Anima, Kampoong Monster, Gang7, SSR, Belantara Bu, Jotter, Ayena, Naon Animation, Alu, Gru, Laskarcima, Binus, Komikin Aja, Frankomik, MNC Animation, Pionicon, Marawa, dan Amphibi.

Rangkaian talkshow yang digelar BEACON terdiri dari talkshow Sukses Story “Juki” oleh Faza Meonk, Talkshow Penggunaan Multi Platform dalam Pengembangan IP oleh Jun Long, Talkshow Kiat MNC Animation Meningkatkat Kualitas Animasi Lokal ke Standar Internasional oleh Sei Young Cheong selaku Head of Production MNC Animation,  talkshow membangun karir di dunia animasi oleh Dedy Syam selaku Head of Animation Program di Universitas Bina Nusantara.

Penulis melihat antusias para generasi milenial, khususnya adik – adik yang masih di bangku sekolah menengah atas menghadiri rangkaian talkshow yang diadakan BEKRAF ini.

 

Sesi 1. Si Juki Success Story;

Sang kreator, Faza Meonk, menceritakan kisah suksesnya di balik dia membangun bisnis komik Si Juki. Bisnisnya diawali tahun 2012 dan mulai mendapatkan perhatian dari masyarakat Indonesia di tahun 2013. Dengan semakin dikenalnya Si Juki di Indonesia, Faza berniat untuk mengekspor komik si Juki keluar negeri. Beberapa masyarakat di negara Asia tertarik untuk membaca komik Si Juki, hanya saja perlu ada sentuhan penambahan dari sisi cerita. “Su‎dah pernah saya kirim ke berbagai negara khususnya di Asia seperti Jepang dan Thailand. Mereka sangat menarik tetapi saya sajikan contain yang membuat mereka tidak mengerti karena indonesia banget. ‎Jadi saya akan bikin cerita baru dan berharap diterima terutama di negara-negara ASEAN‎,” tukasnya.

Karena komik Si Juki semakin terkenal, Faza  juga sukses menggaet 30 brand produk baik elektronik ‎maupun makanan. Bahkan Faza yang memiliki perusahaan dengan nama Pionicon ini juga sudah memiliki 10 orang karyawan.

Foto Eksklusif, Benang Merah Komunikasi

Karakter Juki diadopsi dari pola dan tingkah mahasiswa, anak kost. – Sumber Faza Meonk.

 

Salah satu animasi serie Si Juki Jalan-jalan ke Korea – Sumber Faza Meonk.

Motivasi dasar yang kuat, “Indonesia harus punya karakter yang kuat agar bisa dikenali oleh dunia sehingga perlu adanya kolaborasi lintas bidang“. Dengan membuat Juki serie Jalan jalan, dengan pilot project Juki jalan – jalan ke Korea, diharapkan dapat menggabungkan dua budaya dan dapat dikenal opeh kedua negara. Membuat isi konten lebih netral dan menyesuaikan dengan alkulturasi budaya dua negara tersebut.

Monetize content seperti halnya merchandise agar lebih mengaktifasi brand “Si Juki“. Faza juga menceritakan dalam mengerjakan satu buku series Juki dikerjakan kurang lebih 3 bulan. Ia memberi penegasan dalam succes storynya, “Ketika kalian akan membuat karya, kenali siapa target marketnya, buat konten yang unik, perbanyak referensi, dan terakhir adalah konsisten.“.

 





Sesi 2. Hak Kekayaan Intelektual (HKI) sebagai Perlindungan Karya;

Sesi kali ini adalah Bapak Rizky Abdulrachman Adiwilaga, selaku konsultan HAKI dan manajemen HAKI yang telah terdaftar, Dana Riza selaku pembuat animasi “Adit Sapo Jarwo” serta Perwakilan Deputi Fasilitasi HAKI dan Regulasi BEKRAF.

“The biggest components of a graphic designer’s job is to create..”

Bercerita tentang studi kasus animator dengan masalah yang berujung pada ranah hukum, khususnya HAKI. Sedangkan BEKRAF sendiri mensosialisasikan applikasi melek HAKI bernama Bisma, yang dapat digunakan oleh para UMKM untuk dapat teregristrasi di etalasi ekonomi kreatif dan dapat mendapatkan informasi mengenai HAKI.

Dana Riza juga menambahkan dalam membuat karakter animasinya, ia tetap memerlukan izin dari tokoh yang mirip dengan karakter yang ia buat. Sebut saja karakter dan penokohan Haji Udin, seorang tokoh RW di plot cerita Adit Sapo Jarwo yang memiliki kemiripan dengan Bapak Deddy Mizwar. Baik pencerita maupun tokoh harus sama sama menjalin hubungan agar tidak terjadi kesalah pahaman dalam menginterpretasi cerita.

 

Sesi 3. Jun Jotter Pipoya Another Success Story;

Sesi ini menegaskan bagaimana multiplatform membantu perkembangan karier dan usaha dari creator Pipoya, Jun Long Jotter. Barang fisik akan membantu engagement suatu brand ketimbang bentuk digital. Berani untuk mencoba bentuk bentuk baru.

Interaksi viral antara Pipoya dan “om telolet om” di media sosial -courtesy Jotter.

Production Cost; Start Small, Short Term, Lower Risk

Distribution; Digital is cheaper, maximize touch point, faster update.

Jun Long – Jotter

Jun Long menggaris bawahi bahwa ia adalah seorang IP developer. Penulis sempat bingung karena IP adalah akronim dari Index Protocol, namun istilah ini kian sering didengungkan di perhelatan BEACON. Akhirnya penulis mencari tahu dan mendapatkan bahwa IP dari sisi pekerja seni animasi adalah Intelectual Property, yang bila di terjemahkan memiliki arti suatu hasil karya digital dan bukan merupakan benda yang dapat di pegang / abstrak yang disebarkan melalui medium.

 

Sesi 4. Business Strategy in Developing IP;

Kami akan membuka cabang MNC Animation di Kota Bandung pada Januari 2018. MNC Animation butuh orang-orang untuk bekerja di studio kami. Jadi kami butuh bertemu dengan banyak animator dan pecinta animasi untuk mengembangkan studio franchise kami di Bandung,” kata Sho.

Foto Eksklusif, Benang Merah Komunikasi

Foto Eksklusif, Benang Merah Komunikasi

Disinggung alasan MNC Animation memilih Kota Bandung, karena di kota Paris van Java ini banyak orang muda kreatif. “Saya juga pernah tinggal di sini dan setelah tinggal di sini saya tidak akan meninggalkan Bandung. Untuk itulah kenapa CEO kita HT (MNC Group Hary Tanoesoedibjo) membuka cabang di Bandung dan beliau menjanjikan mendukung semua aspek agar rencana ini terwujud,” terangnya.

Sementara itu, VP/Head Production MNC Animation Sei Young Cheong (Andy) mengatakan, tujuan dari keikutsertaan dan dukungan MNC Anination dalam BEACON 2017 adalah salah satu upaya mengelola intelectual property (IP) Indonesia dari kemampuan lokal menjadi berkelas internasional.

Materi yang akan kami bahas seperti animasi Kiko yang diproduksi sejak 2013. Sekarang ini, animasi Kiko sudah berkembang. Tak lama lagi Kiko akan tayang untuk Season 2,” kata Andy. Menurutnya, saat ini MNC Animation sedang memprduksi dua animasi lain, yakni Jack dan Titus. “Untuk Jack, MNC Animation kerja sama dengan Prancis, Australia, dan Korea Selatan. Setelah selesai produksi, animasi Jack akan tayang November 2017. Sedangkan Titus ditarget tayang awal 2018, April atau Mei,” ungkapnya.

 

Sesi 5. Membangun Karir di Dunia Animasi;

Deddy Syam, Binus Lecture menjelaskan alam berbagai aspek sukses tentu menjadi impian yang paling ingin dicapai oleh setiap manusia, apalagi dalam berkarir. Karir yang sukses tentu menjadi harapan yang sangat ingin kamu wujudkan, siapa sih yang tidak ingin sukses? Untuk mewujudkan sebuah karir yang meningkat keinginan, kerja keras dan tentunya berusaha merupakan sebuah pondasi dasar yang harus kamu bangun untuk meraih karir sukses. Tanpa ketiga hal itu kamu tentu akan kesulitan meraih karir impianmu. Banyak orang yang mengatakan bahwa untuk meraih karir yang cemerlang dibutuhkan banyak hal mulai dari sumber daya manusia yang mumpuni sampai faktor internal.

Untuk menggarap animasi, biasanya dibutuhkan VFX specialistIlustratorperancang tokoh, hingga orang yang menggerakan karakter itu sendiri / Animator. Kalau kamu mau membuat dirimu terlibat di dunia animasi, berarti tak ada salahnya mempelajari salah satu skill relevan ini sedini mungkin. Sekarang kamu bisa menemukan tutorial untuk melatihmu dengan sangat mudah.

Tidak yakin bisa bergabung untuk sisi teknis suatu studio animasi? Kalau begitu kamu bisa mencoba menimba ilmu untuk marketing. Ini adalah salah satu bagian penting yang juga diperlukan di industri animasi. Ingin membuat animasi sendiri? Lebih bagus lagi. Tapi itu bukan berarti Anda harus menjadi ambisius mempelajari semua skill di atas sekaligus. Nanti kamu pusing sendiri. Jangan takut minta bantuan, atau pelajaran, dari teman-teman atau kenalan yang keahliannya tak kamu miliki. [FZ]

Franciscus Zheng

Author Franciscus Zheng

Founder, CEO, and act a lead Creative Director of Benang Merah Komunikasi itself. A Producer and also an artist. A friend and a creative entrepreneur, when in his very young age has spurred enthusiasm to grow become an originator of fresh ideas. Board of director of this company was a melancholic person.

More posts by Franciscus Zheng

© 2004-2017 Copyright Benang Merah Komunikasi Indonesia. Registered Trademarks.

Made with in Indonesia